Selamat Paskah: Happy Easter atau Happy Passover?

by - Sunday, March 31, 2013

Hari ini segenap umat Kristiani merayakan Paskah yang berarti Hari Kebangkitan Tuhan Yesus, dimana Tuhan Yesus menggenapi FirmanNya, janji penebusan dosa yaitu Dia rela mati di kayu salib untuk menghapus dosa manusia - mengingat pengorbanan inilah yang membuat saya menganggap Paskah lebih besar maknanya dibanding hari Natal walaupun keduanya sama-sama penting. Dan terkadang miris sekali kalau melihat banyak orang yang melebih-lebihkan hari Natal tapi malah melupakan Paskah itu sendiri. Tuhan Yesus kan lahir untuk menebus dosa kita. Apalagi orang Kristen harusnya sudah tau bahwa hari Natal yang dikenal sebagai hari kelahiran Yesus Kristus tidaklah jatuh pada tanggal 25 Desember.

Berbagi sukacita Paskah tentu bisa melalui hal yang sederhana salah satunya saling memberi ucapan "Selamat Paskah" ke sesama yang merayakan (jika ada orang yang bukan Kristen ingin memberikan ucapan selamat, saya juga senang, tapi kalau tidak juga ngga masalah daripada dianggap haram, ya?). Nah, yang ingin saya bahas disini adalah ucapan Paskah dalam bahasa Inggris. Bukan hal yang baru kan kalau zaman sekarang greetings (salam) ataupun bentuk ucapan hari-hari khusus dikatakan dalam bahasa Inggris? Apalagi kalau bukan biar gaya?

Baru-baru ini saya dikejutkan dengan beberapa artikel diskusi perihal pengucapan "Selamat Paskah" dalam bahasa Inggris "Happy Easter" dan "Happy Passover Day". Ucapan selamat Paskah sering diucapkan dengan "Happy Easter" atau "Happy Passover" padahal ternyata setelah mendengarkan kotbah dari pendeta yang menjelaskan perbedaan keduanya, saya jadi beralih dari yang awalnya mengucapkan "Happy Easter" berganti menjadi "Happy Passover Day" untuk memberikan ucapan selamat Paskah kepada kerabat.

PASKAH

Istilah Paskah berasal dari Alkitab Ibrani, yang pertama kali disebutkan dalam Kitab Keluaran. Dalam bahasa Inggris, istilahnya diterjemahkan menjadi Passover, yang berarti melewatkan. Bagi Israel, perayaan ini adalah hari peringatan akan terlepasnya mereka dari perbudakan bangsa Mesir. (Sumber: wikipedia).

Setelah 400 tahun masa perbudakan di Mesir sekitar tahun 1445 SM, Allah menetapkan untuk membebaskan keturunan Abraham, Ishak, dan Yakub yaitu bangsa Israel melalui kepemimpinan Musa (Kel 3:1-4:31). Untuk mengalahkan kekerasan hati bangsa Mesir yang tidak mengizinkan bangsa Israel pergi, Tuhan Allah mengirimkan tulah-tulah untuk menghukum bangsa Mesir, hingga tulah kesepuluh dimana Allah membunuh semua anak sulung dari anak manusia hingga anak binatang yang ada ditanah Mesir (Kel 12:12). Tapi ternyata segenap anak sulung baik manusia dan binatang yang dimiliki bangsa Israel tidak ikut dibunuh, mengapa? Karena sebelumnya Allah sudah berfirman untuk Katakanlah kepada segenap jemaah Israel: Pada tanggal sepuluh bulan ini diambillah oleh masing-masing seekor anak domba, menurut kaum keluarga, seekor anak domba untuk tiap-tiap rumah tangga. (Kel 12:3 TB). Dan hingga kita mengerti dengan demikianlah oleh darah anak domba yang tersembelih orang Israel luput dari hukuman yang menimpa semua anak sulung Mesir. Peristiwa tersebut menjadi awal munculnya perayaan Paskah. Melalui kejadian inipun Allah bermaksud mengajar umat-Nya tentang pentingnya ketaatan dan penebusan dengan darah, dan dengan demikian mempersiapkan bagi "Anak Domba Allah" yang sekian abad kemudian akan menghapus dosa dunia (Yoh 1:29) (sumber referensi: Sabda).

Sampai dengan masa Yesus Kristus lahir kedunia, peringatan Paskahpun masih diperingati. Hingga akhirnya Tuhan Yesus wafat di kayu salib setelah mengadakan perjamuan malam mempersiapkan Paskah. Disinilah makna Paskah digenapi melalui Yesus. Dia yang menjadi "Anak Domba Allah", darahNyalah yang dikorbankan untuk menyelamatkan seluruh umat manusia, agar yang percaya tidak binasa. Dan di hari ketiga Yesus wafat, yaitu hari Paskah itu sendiri, Tuhan Yesus bangkit membuktikan Yesus berkuasa atas kematian. Dan Paskah hari ini merupakan peringatan bukan lagi bangsa Israel yang bebas dari perbudakan Mesir, tapi kita, bangsa manusia yang sudah bebas dari dosa. Karena itulah saya meyakini makna Paskah yang sesungguhnya melalui kata-kata "Passover"

Telur dan Kelinci Paskah?

Beberapa waktu lalu saya menonton film Rise of The Guardians dan saya bertemu dengan si "Easter Bunny" dan tradisi "Egg hunt"-nya. Saya mengakui kalau saat saya kecil dulu sayapun sering mengikuti tradisi cari telur di halaman dan lomba menghias telur di sekolah. Tapi.. Aslinya semua tradisi itu sama sekali tidak ada di Alkitab. Lalu mengapa Paskah selalu dikaitkan dengan telur?

Ternyata, setelah saya sempat melakukan beberapa pencarian (yang tentunya tidak semua berdasar dari wikipedia yang saya kira makin hari makin tidak bisa dipercaya, apalagi tentang hal-hal yang menyangkut kepercayaan). Saya menemukan artikel ini:

Nama "Easter" berakar pada agama-agama politeistik kuno (paganisme), Eostre, Dewi kesuburan. Kisahnyapun masih berkaitan dengan salah satu sejarah di Alkitab, terjadi tidak lama setelah banjir pada masa Nuh. salah satu anak Nuh bernama Ham, memiliki seorang anak bernama Kusy. Kusy memperanakan Nimrod, dialah yang mula-mula sekali orang yang berkuasa di bumi (Kej 10:8). Kita tau bahwa Nimrodlah pendiri kerajaan besar seperti Babel (Babylon) dan Niniwe (yang akhirnya dipertobatkan oleh Yunus) hingga akhirnya dia ingin mengatasi kekuasaan Tuhan dengan mendirikan menara yang tinggi untuk mencapai surga.

Dan disinilah cerita asal usul kepercayaan Pagan dimulai yang memang saya cari di Alkitab tidak ada tapi kalau dibrowsing di internet bisa dilihat bagaimana cerita ini sudah sangat umum sekali. Nimrod begitu bejatnya hingga ia tidur dengan ibunya sendiri, Semiramis. Ibunya kemudian mengandung dan melahirkan putra bernama Tamus.

Nimrod akhirnya dibunuh oleh musuh, dan tubuhnya dipotong-potong dan disebar di seluruh kerajaannya. Semiramis mengumpulkan semua potongannya, kecuali untuk satu bagian yang tidak dapat ditemukan. Bagian yang hilang adalah organ reproduksinya. Semiramis mengklaim bahwa Nimrod tidak bisa hidup kembali tanpa itu dan mengatakan kepada orang-orang Babel bahwa Nimrod telah naik ke matahari dan sekarang akan disebut "Baal", dewa matahari.

Ratu Semiramis juga menyatakan bahwa Baal akan hadir di bumi dalam bentuk api, apakah lilin atau lampu, bila digunakan dalam ibadah. Semiramis adalah menciptakan religion mystery, dan dengan bantuan setan, dia menjadikan dirinya sebagai seorang dewi. Semiramis menyatakan bahwa dirinya mengandung tanpa dibuahi dan mengajarkan bahwa bulan adalah dewi yang pergi melalui siklus 28 hari dan berovulasi ketika penuh. Dia lebih lanjut menyatakan bahwa ia turun dari bulan dalam telur bulan raksasa yang jatuh ke Sungai Efrat.

Semiramis lalu dikenal sebagai "Ishtar" yang diucapkan "Easter", dan telur bulan nya dikenal sebagai telur "Ishtar". Dan anak yang dilahirkannya diberi nama Tammuz; Tammuz dikenal menyukai kelinci, dan akhirnya binatang itupun disucikan (juga dari mitos yang mengatakan bagaimana kelinci adalah lambang kesuburan/fertility yang mengacu pada Semiramis yang juga sering disebut dewi kesuburan).

Jadi, "Happy Easter" sebenarnya adalah sebuah peringatan kebangkitan Ishtar yang turun dari bulan. Bukan kebangkitan Yesus Kristus.

Pertanyaan.

Lalu mengapa ada kata "Easter" di Alkitab? Kata Easter ditemukan di Kitab Para Rasul 12 (Act 12) dikatakan bagaimana ia berniat menghadapkan Petrus di depan orang banyak sesudah Paskah (ditulis Easter). Faktanya: Raja Herodes bukanlah pengikut Kristus dan tentunya makna Paskah buat dia berbeda. Raja Herodes adalah pengikut Pagan yang juga dikenal membangun banyak bangunan-bangunan yang berkaitan dengan Pagan.

--00oo00-- 

Jadi kesimpulannya? Kalau mau memberi ucapan selamat Paskah untuk orang Kristiani ucapkanlah dengan "Happy Passover Day" atau jika tidak ingin takut salah ucapkan saja dengan "Selamat Paskah" dalam bahasa Indonesia yang baik. Ah, mau pakai bahasa apa saja kan yang penting Tuhan lihat maknanya. Ngga lho, Tuhan peduli setiap pengertian kita, daripada salah dan sok gaya mending kalau kita ngertinya "Selamat Paskah" ya gunakan saja "Selamat Paskah".

So, Selamat Paskah teman-teman yang merayakan. Tuhan Yesus memberkati!

Referensi:
http://www.lasttrumpetministries.org/tracts/tract1.html
http://www.bible-history.com/herod_the_great/HEROD-heart-message.html http://christiananswers.net/q-eden/edn-t020.html
Alkitab


*Juga ditulis untuk akun Kompasiana.

You May Also Like

5 comments

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. mbak Noni, postingan yg bagus.
    karena sepertinya hampir seluruh umat kristen di seluruh dunia meyakini dan memakai kata "easter" sebagai pengganti kata "paskah".
    padahal kalau diterjemahkan kata "easter" pakai google translate pun tidak ada artinya dalam bahasa indonesia.
    dan ternyata memang benar bahwa penggunaan kata easter pada Alkitab versi King James saya hanya menemukannya satu kata saja pada Act 12:4.
    saya sendiri pun selama ini tidak pernah ambil pusing atau mungkin lebih tepatnya tidak mengetahui sama sekali akan perbedaan kedua kata tersebut.
    jika dilihat sepintas memang hal ini adalah suatu hal yang "sepele" bagi kita padahal jika diteliti lebih dalam maka kita dapat simpulkan ini adalah termasuk pekerjaan iblis yang selalu berusaha menyesatkan umat manusia, ini adalah suatu bentuk tipu muslihat iblis untuk menjerumuskan umatNya ke dalam dosa.

    penting sekali untuk meluruskan dan meneruskan hal ini kepada yang lain agar segera sadar dan mengetahui yang sebenarnya.

    saya sendiri sudah membagikan link blog ini via tuiter dan fesbuk, tapi untuk menautkan link postingan ini ke wordpress koq gak ada tombol "press this" nya toh mbak?
    karena kalau yang "blog this" kan tidak ada pilihan masuk ke akun wordpress?
    apa boleh ini postingannya yg saya copas?

    Selamat Paskah ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, terima kasih untuk komennya, selamat Paskah juga. Ya, saya juga miris kalau melihat orang yang 'asal' kasi selamat tapi sambil ngga tau artinya. Kalo udah besar rasanya bisa sadar juga gitu (kok Paskah ada hubungannya dengan telur) - kalau anak kecil mungkin bisa maklum sih ya, tapi sih lebih baik udah diarahin yang bener.

      Makasih kalo uda di share, di tulis lagi/dikutip juga gpp asal ditulis lagi sumbernya ya ^^ **soalnya uda use effort banget untuk browsing dan belajarnya jadi ga mau kalo cuma di asal copas aja hahaha**

      Delete