Report Launching Vivo V5 (Front Camera Test Result)

by - Wednesday, December 07, 2016


Halo teman-temin! Hari gini memang yang namanya selfie sudah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Ngecek dandanan kudu selfie, baru nyampe di mall uda selfie lagi untuk update status, ketemu teman lama, lanjut selfie, apalagi ketemu artis?! Wajib hukumnya kudu selfie. 

Persoalannya, makin kesini, tuntutan selfie makin tinggi, apalagi kalau kita mau pamer di sosial media, wah foto selfie harus sempurna, donk. Namun, umumnya kamera depan yang biasa untuk selfie biasanya memiliki resolusi lebih rendah dibandingkan kamera utama (kamera belakang).

Nah, menjawab "persoalan" itu, pada 23 November 2016 lalu, brand VIVO meluncurkan ponsel pintar terbarunya yang mengusung tagline Perfect Selfie, VIVO V5. Beruntung, saya berkesempatan untuk menyaksikan acara peluncuran ponsel yang modelnya dibintangi salah satu penyanyi papan atas Indonesia ini.
Maskot VIVO yang lucu.
Bertempat di Ballroom Ritz Carlton, Pacific Place, saya bersama beberapa blogger sudah berkumpul sejak pukul 10.30 untuk registrasi ulang. Selain mengundang blogger dan media, Vivo juga mengundang banyak vloggers dan youtubers. Saya sempat melihat sosok Raditya Dika dan Awkarin yang lagi ngehits itu, lho -tapi akhirnya ngga sempat foto bareng, hehehe).

Photobooth banyak terlihat untuk dijadikan lokasi selfie; mulai dari backdrop VIVO V5, photobooth bersetting studio musik, hingga alas foto seakan-akan kita berada di Puncak Monas, hehe. Menarik sekali! Saya dan para blogger tidak bisa berhenti berfoto, apalagi hanya dengan mencantumkan hashtag tertentu, foto kami di sosial media akan diprint dan bisa dimiliki secara gratis! Usai registrasi yang disertai pemberian goody bag, selanjutnya kami dipersilakan untuk menikmati jamuan makan siang sebelum menuju acara utama.

PELUNCURAN VIVO V5

Menuju pukul 12.45, kami diajak untuk memasuki ruangan utama, dimana sudah terletak panggung besar, lengkap dengan layar di tengah dan di kedua sisi kanan-kirinya. MC berpakaian birupun membuka acara dengan luwes.

Pembicara pertama adalah Bapak James Wei, selaku CEO Vivo Mobile Indonesia. Pria asli Tiongkok ini bercerita mengenai Vivo secara umum, mulai dari sejarah hingga visinya. Vivo berkomitmen untuk terus mengolah teknologi kamera ponsel, khususnya untuk memenuhi kebutuhan di pasar Indonesia.

Pada kesempatan ini, Bapak James Wei juga mengungkapkan slogan baru Vivo, "Camera and Music", yang mana didasari oleh gaya hidup modern masyarakat masa kini yang makin lekat dengan fotografi dan musik. Ke depannya Vivo berkomitmen untuk menyempurnakan teknologi fotografi smartphone sambil meningkatkan kualitas audio terdepan.

Bapak James Wei, selaku CEO Vivo Mobile Indonesia
Vivo berdiri sejak tahun 2009 dan memulai manufaktur dan marketing rangkaian ponsel sejak 2011. Vivo yang berasal dari bahasa Yunani berarti "perjuangan" ini memasuki pasar Indonesia di 2014. Saat ini, Vivo sudah memiliki sekitar 5000 pegawai dan 6000 peritel di lebih dari 360 kota di 32 propinsi. Hingga akhir 2016, Vivo telah mendirikan 40 jaringan after-sales eksklusif. Dengan pusat layanan di seluruh Indonesia, Vivo juga telah mengikuti aturan pemerintah mengenai tingkat kandungan lokal dalam negeri (TKDN) minimal 30% dan 40% untuk ponsel LTE 4G dan telah mengoperasikan pabrik di Cikupa, Tangerang sejak Maret 2016.

Selanjutnya kamipun menonton pertunjukkan tarian simbolis yang menandakan resminya peluncuran ponsel Vivo V5 di Indonesia. Bapak Kenny Chandra selaku juru bicara Vivo Mobile Indonesia tampil sambil memamerkan Vivo V5 di tangannya sebelum akhirnya memberikan presentasi mengenai Vivo V5 yang membuat saya makin ingin segera melihat Vivo V5 dari dekat.



Belum usai penasaran saya, kami para penonton dibuat historis sekaligus terpesona dengan kehadiran sosok Agnez Mo, penyanyi papan atas Indonesia yang digandeng Vivo untuk menjadi brand ambassador

Ya, untuk memantapkan slogan terbaru Vivo; "Camera and Music", Agnez Mo tampil sebagai sosok yang memang berhasil menggabungkan dua elemen tersebut. Sebagai musisi yang juga aktif di sosial media, saya setuju kalau Agnez Mo mampu menjadi cerminan gaya hidup anak muda zaman sekarang; dinamis, fashionable, juga berprestasi.

Siang itu, Agnez Mo yang bergaya glam rock, mengenakan pakaian serba hitam yang dibalut jas merah dan heels cantik berwarna hitam. Tapi overall, rambutnya asli keren banget!


Agnez Mo sendiri mengaku penggemar selfie (bisa dilihat di instagramnya, hahaha).

"Selfie adalah bentuk ekspresi diri yang indah dan membuat kita bisa berbagi kebahagiaan dan kegembiraan. Menurut saya, selfie juga banyak manfaatnya, termasuk memberikan saya rasa percaya diri sebelum tampil di depan umum. Bagi penggemar selfie seperti saya, Vivo V5 benar- benar memberikan foto-foto selfie yang jauh lebih baik. Saya bisa mendapatkan foto-foto selfie yang jernih, alami dan sempurna, meskipun di tempat yang agak gelap," ungkap Agnez Mo.

Selanjutnya kami memasuki sesi tanya jawab seputar brand Vivo dan produk Vivo V5. Beberapa blogger dan media tampak aktif bertanya, mempertanyakan kapabilitas Vivo V5 dalam menjawab kebutuhan masyarakat terkait: selfie, tahan air dan debu, kemampuan video, dan baterai.

Sungguh pengalaman yang seru!

A video posted by noniq (@noniq108) on



Sebelum penutupan acara, ada pemilihan pemenang untuk live tweet dan instagram. Sungguh beruntung, mereka bisa mendapatkan hadiah dari Vivo langsung!


VIVO V5, PERANGKAT TEPAT UNTUK SELFIE SEMPURNA

Usai acara peluncuran, yang mana, saya tidak berkesempatan berselfie dengan Agnez Mo, para undangan diajak untuk mengenal langsung Vivo V5. Wah, saya tidak sia-siakan kesempatan ini, apalagi sebagai penggemar selfie tingkat akut, saya penasaran dengan kemampuan si Vivo V5 ini.

Hadir dalam dua warna, Crown Gold dan Grey, Vivo V5 memiliki ukuran layar 5.5"HD (1280x720) - ukuran ideal kalau untuk saya pribadi. Dengan dimensi 153.8 x 75.5 x 7.6 mm dan layar lengkung 2.5D, saya coba memegang dan membawanya, ponselnya memang terasa tipis namun mantap dan kokoh. Finishing permukaannya halus dan terkesan elegan. Namun jika dibandingkan dengan ponsel serupa merk lain yang sudah beredar di pasaran, bisa dibilang tampilan Vivo V5 cukup mirip dengan ponsel 5.5" pada umumnya.



Jika banyak ponsel meletakkan audio port di sisi atas, maka Vivo V6 meletakkannya di sisi bawah ponsel, sejajar dengan USB port dan mic phone. Saya cukup tertarik dengan desain ini, karena menurut saya rapi dan praktis. Jadi kalau mau nyambungin kabel bisa lebih gampang memposisikan ponsel, karena arah kabelnya sama, ehehe.

Ngomongin audio, Vivo V5 menggunakan Hi-Fi Music, menggunakan chip khusus AK4376, konsumen dijanjikan akan mampu menikmati musik dengan kualitas suara yang apik.

Dengan V5, pecinta musik akan dapat menikmati setiap nada yang dimainkan dengan Hi-Fi chip khusus AK4376 yang menyuguhkan kualitas suara yang tak tertandingi. Dan memang, saya sudah membuktikannya! Saat berada di booth Hi-Fi Vivo V5, kualitas musiknya keren banget, saya sampai dua kali ngecek untuk memastikan sumber suaranya berasal dari ponsel!

Mencoba kualitas suara Hi-Fi Vivo V5
Fitur keren lainnya dari Vivo V5 adalah Smart Split 2.0, ini fitur keren banget! Sejak Bapak Kenny Chandra menjelaskan pada presentasinya, saya sudah penasaran ingin mencoba! Jadi fitur ini memampukan kita untuk membuka dua aplikasi bersamaan. Jadi kalau kita lagi nonton youtube bisa sambil chattingan.

Foto di bawah adalah ketika saya sedang mendemonstrasikan fitur Smartsplit, menonton video youtube sambil membuka facebook, asli keren banget dan saya ngaku: saya butuh banget fitur ini! Bagi teman-temin yang biasanya suka merasa galau, pengen streaming film tapi juga ngga mau kelewatan chattingan di grup WA, fitur smartsplit ini penting bingits!


Mengutamakan privasi dan keamanan, Vivo V5 juga menghadirkan Faster Fingerprint Unlocking. Membuka kunci ponsel hanya dengan satu sentuhan? Vivo V5 bisa banget, saya sudah nyoba dan memang cepat. Advertorialnya saja mengklaim hanya 0,2 detik, lho (membuka kunci dari layar terang, jadi bukan saat layar gelap, ya).


Fitur tambahan lainnya, yang belum sempat saya coba:
1. ‘Eye Protection Mode’ yang memampukan ponsel menyaring cahaya biru untuk melindungi penglihatan dan mencegah kelelahan pada mata akibat menatap layar ponsel secara intens.
2. 'Cut Off Charging' dimana ponsel akan berhenti menyalurkan alur listrik ketika baterai ponsel sudah penuh. Ini fitur favorit saya, karena memang ditujukan untuk mereka yang suka ketiduran saat mengisi baterai ponsel. Jadi walaupun ponsel terhubung dengan listrik, saat baterai sudah terisi penuh ya nggak akan ngisi lagi. Berguna bangetkan untuk menjaga baterai agar ngga kembung.
PERFECT SELFIE TEST

Ngomongin Perfect Selfie tapi ngga nyobain? Rugi donk. Foto di atas adalah foto saya menggunakan kamera depan Vivo V5. Hasilnya mirrored, alias tidak otomatis dibalik. Sayang sekali ya, padahal kalau ponsel lain, kamera depannya bisa langsung dimirror lagi lho, hasilnya. Terbukti dari foto saya yang berlatar belakang tulisan VIVO jadi terlihat OVIV. Hm...

Namun untuk resolusinya ngga perlu dipertanyakan. Vivo V5 dilengkapi kamera depan 20 MP dan kamera belakang 13 MP menggunakan sensor kamera unggulan Sony IMX 376 (1/2.78-inch, f/2.0), hasil riset kolaborasi Vivo dengan Sony.

Gambar di bawah adalah resolusi perbesaran untuk wajah SPG yang berfoto bersama saya di atas. Bisa dilihat hasilnya, jelas bangetkan detailnya? Garis eyeliner dan tekstur wajahnya. (Maaf lho mbak SPG, wajahnya saya ekspos di sini). Tapi, emang mbak cantik banget kok!


Dilengkapi dengan fitur 'Softlight' yang menjadikan hasil foto tidak akan over-exposure, kamera ponsel ini memiliki lensa 5P dengan bukaan lensa f/2.0 - pas bagi penggemar bokeh kayak saya. Urusan filter kecantikan, Vivo V5 dilengkapi dengan Face Beauty Mode 6.0, software besutan asli Vivo yang berfungsi menghaluskan warna kulit saat berfoto selfie dan memastikan para penggunanya mendapatkan foto- foto terbaik. 

Jika penasaran dengan foto asli untuk resolusi aslinya, teman-temin bisa langsung klik link folder Google Drive saya ini.

Bagaimana dengan tampilan kamera belakang? Ini adalah bidikan kamera 13MP Vivo V5, resolusi aslinya adalah 4160x3120 px. Bisa dilihat perbesarannya, saat diperbesar, kantong mata saya tetap terlihat, ahaha! 


Secara keseluruhan Vivo V5 mengusung dual sim (satu sim hybrid yang bisa diganti memory card) 2G GSM (band 2/3/5/8), 3G WCDMA Band 1/5/8, 4G FDD LTE (Band 1/3/5/8), 4G LTE Network,  4GB RAM/32GB ROM (Expandable up to 128GB), (Non removable) Battery 3000 mAh dan Octa-core 64-bit.

Dengan perangkat lunak Android 6.0 Marshmallow dengan Funtouch OS 2.6, saya sudah membuktikan nyamannya menggunakan perangkat Vivo V5, interfacenya rapi dengan akses layar yang cepat.

Saat ini Vivo V5 sudah tersedia di pasaran dengan harga ~Rp 3.499.000,-

Tertarik?

Sampai bertemu di tulisan berikutnya.


You May Also Like

5 comments

  1. tertarik bangettt mba Nonnnn..., doain yah saya biar punya hape ini, hihihi...

    ReplyDelete
  2. Ih seriusan fitur smart splittingnya yaaa.... Canggih, jadi ga ketinggalan chat di WA grup lagi pas nonton drakor ya Non, hihihihi

    ReplyDelete
  3. Wah sayang,kemaren saya g kepikiran nyoba kamera belakng karena fokusnya udh penasaran saja sama kamera depan yg wow banget xixixi

    ReplyDelete
  4. Ini ya yang dipakai Agnez waktu jadi juri di the voice kids Ind?

    ReplyDelete
  5. smartphone terbaru.. suka bnget dengan fiturnya

    ReplyDelete