Review BIOKOS BOTU-LIKE Wrinkle Filling Serum

by - Sunday, April 16, 2017

Benarkah BIOKOS BOTU-LIKE Wrinkle Filling Serum mampu mengatasi dan mengurangi kerutan pada wajah dengan penggunaan rutin? Simak reviewnya ya.

BOTU-LIKE dari Biokos merupakan salah satu produk perawatan wajah dari sekian banyak brand lokal yang saya sukai. Awal mulanya, saya agak lupa tepatnya, mungkin sekitar 5 atau 6 tahun yang lalu, ketika saya memutuskan untuk mencoba menambahkan produk serum dalam ritual perawatan wajah saya. 

Alasannya cukup klise; berawal dari mencari solusi menghilangkan jerawat, lalu berkenalan dengan produk-produk Korea, dan akhirnya mulai terobsesi menggunakan tahapan-tahapan perawatan wajah ala Korea. Berhubung saat itu produk perawatan wajah Korea masih cukup mahal dan susah dicari, jadilah saya mulai dari produk lokal, dan pada BOTU-LIKE inilah saya pilihan saya jatuh.

Namun saat itu saya belum aktif ngeblog bikin review produk, sehingga saya tidak sempat membahas pengalaman saya menggunakan Botu-like untuk pertama kali. Nah, kali ini, saya berkesempatan menggunakan Botu-like lagi setelah sekian lama (sebelumnya saya sempat berhenti menggunakan serum karena fokus dengan produk dari klinik kecantikan, namun sekarang kulit saya cukup sehat untuk menggunakan obat luar sehingga saya bisa membuat review produk ini).

Produk BOTU-LIKE yang akan saya bahas kali ini adalah wrinkle filling serum. Jadi, rumor yang saya baca -yang akhirnya membuat saya penasaran mencoba produk BOTU-LIKE ini adalah, kemampuannya dalam mengurangi kerutan wajah secara nyata! Termasuk di dalamnya kerutan di dahi, laughing lines, kerutan di mata dan leher.

Berhubung saya sudah dilanda "masalah" tersebut, maka saya benar-benar merasa lemah tak berdaya kalau dirayu testimoni kayak gitu. I know, ini memang cobaan. Iya, donk, tentunya sebagai wanita, kitakan maunya feel alive at any age.

Ngga pake lama, kita mulai pembahasannya ya...

KEMASAN dan ADVERTORIAL

Hadir dalam kemasan yang didominasi warna hijau, serum ini disimpan dalam botol kaca (yang juga) berwarna hijau dengan sistem pump. Sekedar informasi, Rangkaian BIOKOS BOTU-LIKE ini memang ditujukan untuk wanita berusia di atas 20 tahun, atau malah pertengahan 20 tahun. Sesuai dengan target masalahnya: kerutan. Bisa dilihat dari kalimat advertorialnya:

Serum pengisi kerut dengan inovasi Bio-Filler untuk mengurangi garis ekspresi yang dalam. Diformulasikan khusus, agar serum cepat terabsorpsi sehingga setelah pemakaian yang teratur selama 4 minggu area kerutan akan kembali rata, kekencangan kulit meningkat dan wajah pun tampak cerah dan bening. Perawatan untuk menyamarkan kerut yang disebabkan oleh garis ekspreso agar kulit wajah tampak lebih muda kembali dan halus berseri. 

Apa itu Botu-like? Botu-like merupakan bahan aktif yang terbuat dari bahan alami yang sudah dipatenkan oleh Biokos. Kandungannya secara umum:
  1. Hibiscus Esculentur (Okra Seed) Extract yang bekerja mengurangi kontraksi otot wajah dan efektif mengurangi kerut
  2. Wild Yam Root Extract dan Glycine Soja Sterol untuk menjaga elastisitas dan kekencangan kulit wajah.
  3. Hydroviton yang mampu menjaga kelembapan kulit hingga 24 jam.
  4. Brown Seaweed Extract untuk membantu melindung kulit wajah dari pengaruh buruk lingkungan, termasuk radikal bebas. 
  5. Chamomile Extract untuk mencegah terjadinya iritasi kulit.
  6. Saccharomyces / Xylinum Black Tea Complex

KANDUNGAN


Menarikkan?

TEKSTUR dan PEMAKAIAN


Saya kurang tau bagaimana sistem botol pump ini, apakah dasar botolnya bisa naik ke atas setiap kali isi berkurang, kalau dalam botolnya biasa saja, bisa jadi kemasan ini tidak efektif kalau isi serum sudah hampir habis (biasanya masih nyisa gitu).

Cara pakai: tekan pump 1-2 kali untuk sekali pemakaian, usapkan ke seluruh bagian wajah sambil melakukan pijat ringan. Biarkan hingga kering dan meresap (kira-kira 3 menit)

Dengan kandungan 30ml, selama kita pakai tipis-tipis (alias secukupnya) secara rutin setiap hari, satu botol BIOKOS BOTU-LIKE ini mampu bertahan untuk 1,5 bulan.

Untuk saya pribadi, berikut tahapan yang biasanya saya lakukan:
Siang hari:
1) Wajah dibersihkan
2) Essence, ampoule, lalu serum.
3) Baru pelembab/day creram dan make up.

Malam hari
1) Wajah dibersihkan
2) Essence, ampoule, lalu serum.
3) Night cream atau sheet mask.

Teksturnya jel dengan aroma bunga yang lembut. Sepintas, jelnya seakan berwarna putih, namun kalau sudah diratakan, malah jadi transparan. Selama kita oles tipis-tipis, krim akan cepat menyerap ke dalam kulit wajah, namun kalau agak tebal, meresapnya bisa sampai satu jam dan wajah malah jadi terasa lengket-lengket cepel.

Tapiiiiiiiii..... Hasilnya kalau sudah bangun tidur di pagi hari, wajah jadi lebih lembab dan cling cling.

Saya sendiri tidak menggunakan serum wajah terlalu banyak kalau di siang hari (apalagi kalau akan ditumpuk banyak kosmetik, karena malah akan menjadikan wajah jadi lebih berminyak)- kecuali kalau saya bakalan di rumah sepanjang hari.

Dari pengalaman saya, menggunakan BIOKOS BOTU-LIKE Wrinkle Filling Serum Deep Expression Line setiap malam secara rutin bisa membantu:

a) mengecilkan/mematangkan jerawat hormon (kalau sedang menstruasi). Misal hari ini sudah timbul jerawat, eh besoknya sudah matang dan hari berikutnya sudah kering.
b) mengurangi kerut di area bawah mata dan garis ketawa (laughing lines)
c) tidak/belum ada efek dalam mengurangi milia (bintil di bawah mata)
d) wajah jadi lebih cerah dan lembab

| BIOKOS BOTU-LIKE Wrinkle Filling Serum |
Harga: +/- Rp. 235.000 | 30 ml
Ketersediaan: Toko kosmetik dan Online | Website
★★★★☆ (4/5)
PRO
CONS
* Mengurangi kerutan (dengan pemakaian rutin)
* Kulit terasa lembab dan cerah
* Membantu menghilangkan-mengecilkan jerawat
* (Subyektif) Tidak mengalami break out
* Harga cukup terjangkau untuk sebuah produk serum
* Belum tau sistem pumpnya seperti apa
* Tutup botolnya kurang rapat, mudah jatuh dan retak.
Recommended? Yes!

Bagaimana menurut teman-temin, tertarik untuk mencoba?

You May Also Like

4 comments