Bebas Kejang Otot Berkat SehatQ

by - Friday, August 23, 2019


Memangnya ada risiko secara fisik sebagai pemain musik? Dulu saya sempat mengesampingkan pertanyaan itu dan merasa bahwa tidak mungkin ada cidera berarti bagi pemain music. Berbeda dengan atlet yang sudah pasti harus menjaga kebugaran tubuhnya.

Well, ternyata saya salah, hahaha. Ternyata pemain music juga memiliki resiko cidera fisik lho! Misalnya saudara yang pemain drum, kulitnya sampai mengelupas ketika berlatih drum, ataupun teman saya yang kulit tangannya kapalan karena bermain gitar, belum lagi pita suara yang harus selalu dijaga bagi para penyanyi.

Nah, lho, bagaimana dengan saya yang main piano? Baru-baru ini saya mengalami yang namanya kejang otot. Penyebabnya? Terlalu intens bermain piano. Jadi, otot-otot lengan dan kaki saya tegang dan keras. Sangat susah buat saya untuk mengangkat lengan atas ataupun berjalan menggunakan sepatu high heels. Sudah saya beri koyo, saya pijit-pijit, tetap saja lengan atas saya kaku. Saya sudah cemas, apakah nantinya saya tidak akan bisa bermain piano lagi?

 Memang sih saya sadari, beberapa waktu lalu saya memang cukup giat berlatih piano, hingga 4-5 jam per hari (itupun dilakukan malam pas sebelum tidur). Bisa dibayangkan otot saya yang sudah lelah karena aktifitas seharian, masih harus saya forsir lagi tambahan 4-5 jam. Awalnya memang tidak terasa, baru setelah berjalan seminggu-dua minggu, barulah lengan atas saya mulai terasa kram. Apalagi setiap bangun pagi, benar-benar berat untuk tubuh ini bangun, belum lagi untuk mengenakan pakaian seperti kaos. Sengsara banget!

Sampai kapan saya harus begini? Sempat curhat ke sesama teman saya pemain piano, dia menyarankan untuk saya segera rontgen dan checkup ke dokter tulang, jangan-jangan saya radang otot – karena dia pernah mengalaminya. Wah, saya takut donk. Saya ngga mau mengalami penyakit yang aneh-aneh. Daripada pergi ke dokter, sayapun banyak menghabiskan waktu mencari informasi terkait dari internet. Saya mencoba mencari artikel kesehatan yang berasal dari laman-laman terpercaya, bukannya sekedar artikel-artikel copy-paste.



Beruntung, saya menemukan laman SehatQ.com, artikel kesehatannya lengkap dengan info mendetail yang tidak sekedar salin sana-sini. Dari sanalah saya menemukan bahwa saya mengalami gejala otot tegang.

Gejalanya pas banget dengan yang saya rasakan; berkurangnya kekuatan otot dan tendon, ketidakmampuan menggunakan otot, pembengkakan atau memar. Dan penyebabnya memang tidak lain karena aktivitas fisik yang berlebihan. Bersyukur banget, saya tidak perlu rontgen dan sebagainya.

Saya diberikan saran untuk melakukan tindakan P.R.I.C.E yaitu; Protection (melakukan gerakan aman agar otot tidak makin cedera), Rest (istirahat), Ice (kompres dengan es), Compression (menggunakan perban), dan Elevate (memposisikan bagian tubuh yang ceera ke area yang tinggi). 

Puji Tuhan, nyeri otot saya berangsur-angsur pulih, tanpa saya harus panggil tukang pijit!

Pasti teman-temin bertanya, kok saya bisa yakin dengan penanganan hanya dari sebuah website? Ya, karena laman sehatq.com bukan sekedar laman kesehatan, namun di dalamnya berisikan tim dokter-dokter yang siap untuk memberikan informasi kesehatan yang jelas dan kredibel.


Sehatq.com bukan hanya memberikan artikel, tapi juga menyediakan fitur live chat untuk pengunjung yang ingin melakukan konsultasi secara langsung dengan dokter.

Keren ya? Hari gini, berobatpun sudah bisa dilakukan secara digital. Tidak perlu khawatir akan informasi dari artikel kesehatan yang simpang siur, di laman sehatq.com, kita bakal mendapatkan pengetahuan yang benar tentang seputar kesehatan.

Penasaran ada apa saja di sehatq? Teman-temin bisa langsung cek

IG: @sehatq_id
TW: @sehatq
FB: SehatQ

Sampai bertemu di tulisan berikutnya!


You May Also Like

0 comments