Trik Jump Shot Fotografi (Foto Loncat Bukan Levitasi) Pakai Kamera Saku

by - Saturday, February 23, 2013


Dilihat dari judulnya, sudah bisa ditebak bahwa postingan kali ini tentang fotografi. Memang, kok. Tapi jangan salah, saya bukan fotografer handal lho, mainan sayapun baru sebuah kamera saku digital 12 MP dari Canon. Lucunya, malah hal itu yang membuat saya makin penasaran mempelajari teknik-teknik memotret yang dasar dulu, sebelum.. Ehm, siapa tau ada yang mau menyumbang saya DSLR di masa depan?

Jadi, intinya hari ini saya sedang senang, gembira, puas, bercampur aduk karena akhirnya saya mengerti bagaimana membuat foto sedang loncat (jump shot) menggunakan kamera saku digital. Dari dulu saya berpikiran bahwa jenis pemotretan seperti itu hanya bisa dilakukan oleh tipe-tipe kamera mahal (baca: DSLR) yang mampu mempunyai kecepatan shutter yang tinggi. Memangnya kenapa sih saya tertarik dengan pose gaya lagi loncat? Ya, seru aja gitu lho, apalagi kalau sedang di pantai; rambut tersibak angin bak sedang meraih kebebasan, dilatarbelakangi oleh matahari yang sedang terbenam sambil dihiasi oleh siluet-siluet pepohonan - Indah sekali rasanya!

Tidak percaya begitu saja bahwa hanya kasta DSLR saja yang mampu menciptakan foto seperti itu, saya bertanya habis-habisan pada teman-teman fotografer yang sudah terpercaya keakuratan hasil fotonya: Bagaimana triknya? Hanya saja, apakah karena  kebetulan teman-teman saya itu agak sedikit pelit ilmu, mereka hanya memberi saran sedikit: yang intinya kameranya diklik saat akan loncat.
Sayapun langsung mencobanya sambil bf yang menjadi fotografernya.

Hasilnya, boro-boro indah.. Begini hasilnya:

Diklik saat akan loncat?????
Saya dan bf ketawa terbahak-bahak, karena memang kami berdua sama-sama buta tidak mengerti fotografi sama sekali! Oya, ini fotonya berlokasi di Pantai Jayanti, Cianjur yang pernah saya tulis juga kisahnya disini.

Akhirnya untuk beberapa lama saya menyerah sambil berdoa "Tuhan, izinkanlah saya memiliki kamera DSLR" - tapi karena si DSLR tidak kunjung datang, saya jadi penasaran lagi untuk mencoba menggunakan kamera saku saya. Semalaman saya ubek-ubek Google dengan keywords "jump photoshoot" - dan tetap saja beberapa dari tulisannya tidak ada yang memuaskan alias tidak ada yang memberikan cara mudah dengan kamera saku -- kebanyakan adalah tutorial yang menggunakan DSLR dimana kita harus mengatur kecepatan shutternya, huh.

Tapi, terima kasih kepada tulisan tersebut saya jadi terinspirasi untuk menggunakan salah satu mode yang ada di kamera saku Canon IXUS saya: High-speed Burst mode - yaitu mode yang mampu mengambil beberapa frame foto dalam 1 detik! God Bless Me. Seriusan berhasil dan saya bangganya setengah mati!


Foto diatas modelnya adalah adik saya - bisa dilihat disana saya mengambil 10 frame per foto - lumayanlah buat pemula.

High-speed Burst mode ada di mode manual (bukan AUTO) dan triknya adalah tombol shutter harus tetap diklik selama obyek meloncat sampai mendarat lagi - terdengar cupu ngga sih cara saya ini? Atau mungkin pembaca ada saran lain bagaimana memotret obyek yang sedang meloncat dengan kamera saku digital ? 

Hihihi.. Selamat hari Sabtu, sampai bertemu di postingan berikutnya!

You May Also Like

8 comments

  1. kamera saku saya juga canon.. langsung cari mode manual buat ini ah.. keren abis :)

    ReplyDelete
  2. Sayang di Kamdig ku nggak ada menu Burst Out Mode padahal mau coba...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salah nulisnya.. Harusnya high speed burst, semoga ada pilihannya..

      Delete
  3. huaaa saya berasa cacat deh klo berfoto gaya loncat gini, selalunya salah gaya.. malah pernah kaki luka gara2 kesandung gitu hanya untuk berfoto rame2 sambil loncat, xixiix

    kamera saku ku merk gak terdeteksi deh kayaknya, itu bisa dipake gak ya? heheh

    ReplyDelete
  4. foto loncat... ,, kayaknya seru tuh...,,,
    nice info ya.. ntar coba diterapin...
    ^_^

    ReplyDelete
  5. hasil ane slalu pecah, cmana supaya gak pecah gan?

    ReplyDelete