BUMN Hadir Untuk Negeri: Donasi Sembako Hingga Wayang Taviv

by - Tuesday, August 18, 2015


MERDEKA! Tidak terasa negara kita tercinta sudah berusia 70 tahun, apa yang sudah saya lakukan bagi negara ini, ya? Saya hanya tersenyum, well, mengingat keterbatasan saya, sepertinya saya akan lebih banyak lagi belajar untuk be a better blogger, writing and reporting reliable and accurate news for my country.

Salah satunya mengenai acara 16 Agustus 2015 kemarin, ketika beberapa Blogger Bandung diajak untuk mengikuti beberapa kegiatan memperingati hari kemerdekaan Indonesia yang diadakan oleh Telkom beserta gabungan beberapa BUMN di Indonesia. Kegiatannya antara lain; jalan sehat, pertunjukan seni budaya dan layar tancap, hingga upacara yang disertai lomba-lomba. Saya sendiri memilih untuk mengikuti pertunjukan seni budaya (sebenarnya sih boleh ikut semua acara, hanya saja saya ada kendala waktu untuk acara lainnya).

Acara bertema BUMN Hadir untuk Negeri ini sendiri merupakan mandat dari Kementerian BUMN sebagai bentuk pengabdian dan persembahan BUMN dalam menyemarakkan HUT ke-70 RI bagi bangsa Indonesia.


Singkatnya, sayapun sudah bersiap sejak pukul lima sore di pelataran Monumen Perjuangan Bandung bersama tiga orang blogger lainnya; Teteh Mutamimah, Kang Afrizal, dan Kang Hilman. Suasana benar-benar didominasi warna merah-putih, dengan layar yang cukup besar terpampang di tengah-tengah pelataran, terdapat tenda-tenda yang rencananya akan ditempati oleh stand-stand kuliner, di kiri-kanan panggung terdapat tank panser polisi untuk pengamanan, bahkan juga ada mobil pemadam kebakaran.


Tidak pakai lama, dua orang MC membuka acara pada sore itu, dengan hashtag BUMN Hadir Untuk Negeri, Euy, acarapun dibuka dengan penampilan musik Sunda dari Galengan Sora Awi.


Setelah para penonton mulai bertambah dan makin berkumpul di dekat panggung, suasana makin dihangatkan dengan penampilan Hip Hop Sundanis Bandung yang menyajikan lagu-lagu etnik Sunda dengan aransemen kontemporer beraliran Hip Hop, seru! Dengan lirik-lirik jail yang membuat penonton semakin bersemangat, saya terkekeh mendengarkan lirik-lirik nakal seperti, "Kumaha aing," "Kamana atuh gaya," dan sebagainya.


Acara selanjutnya adalah bagi-bagi hadiah kepada beberapa penonton yang beruntung untuk menebak siapa menteri BUMN saat ini (hayoo, pada tau ngga?) sembari menunggu kedatangan Wakil Gubernur Jawa Barat, Bpk. H. Deddy Mizwar tiba.


Akhirnya waktu yang ditunggu-tunggu tiba, KEDATANGAN WAKIL GUBERNUR! Wah, semua orang serentak mengerumuni mobil yang dipastikan mobil Bpk. H. Deddy Mizwar, termasuk saya yang agak telat sadarnya. Berusaha untuk mengambil beberapa foto, wah, saya benar-benar harus berdesak-desakkan dengan para pengunjung yang ingin bersalaman dengan beliau. Kesempatan saya satu-satunya adalah ketika beliau berada di tempat duduk yang sudah disediakan.


Malam itu, akan tiba juga Menteri BUMN, Ibu Rini M. Soemarno yang dimana kehadirannya bertujuan untuk meninjau jalannya kegiatan perayaan ini. Kedatangan Ibu Menteri disambut oleh pertunjukan Rampak Kendang yang menawan. 


Kegiatan Ibu Menteri dan Bapak Wakil Gubernur berikutnya adalah melihat stand-stand kuliner yang sudah tampak ramai dan penuh terisi dengan berbagai macam makanan dilanjutkan makan malam. Beberapa makanan bahkan disediakan gratis untuk para penonton - persembahan BUMN. Karena saya kalah cepat, saya hanya dapat segelas bandrek hangat, lumayan untuk menambah energi saya malam itu.

Kebetulan stand-stand kuliner berada beberapa meter dari panggung, sehingga atensi terbagi menjadi dua. Beberapa dari mereka menyebar di area kuliner, sedangkan beberapa penonton (saya di antaranya) adem ayem nonton stand-up comedy yang dibawakan oleh komik Budi Kusuma.


Usai makan malam Ibu Rini dan Bpk. Deddy yang berbarengan dengan usainya penampilan komik Budi Kusuma, tibalah acara puncak:
Penyerahan donasi seribu sembako kepada warga Ciwidey secara simbolis oleh Menteri BUMN Ibu Rini M. Soemarno kepada Kades Ciwidey, yang disambut tepuk tangan meriah para pengunjung. "Kegiatan BUMN Hadir untuk Negeri ini untuk mendorong BUMN selalu hadir di tengah masyarakat," jelas Menteri BUMN.


Selain sumbangan sembako, ternyata BUMN juga memberikan bantuan lain yaitu Bedah Rumah 45 veteran terpilih, bantuan fasilitas komputer untuk SMK terpilih di 18 Kabupaten di Jawa Barat, hebat!


Selanjutnya, berbaur seperti layaknya penonton lain, Ibu Rini beserta Pak Deddy turut duduk di undakan pelataran Monumen Perjuangan Bandung untuk menyaksikan pertunjukan wayang taviv, yang didalangi Muhammad Taviv berjudul Rakyat dan Sinergi BUMN Bagi Masyarakat, wayang yang menggunakan teknologi kulit kayu fiber yang mana mampu membuat  tampilannya berwarna. Wow, pengalaman pertama saya nih melihatnya secara langsung. 


Acara penutup adalah menonton pertunjukan layar tancap Garuda di Dadaku dan Laskar Pelangi, mengingat filmnya yang nasionalis dan cocok dengan tema kemerdekaan kita yang diharapkan bisa makin menumbuhkan rasa cinta terhadap bangsa. Sebelumnya kembali kami dihibur dengan alunan Galengan Sora Awi. Saya benar-benar terpukau sekaligu kagum dengan acara itu, salut dengan BUMN yang semakin memantapkan langkahnya untuk semakin hadir di tengah-tengah masyarakat.

Apa ada yang mau berbagi pengalaman juga seputar kegiatan 17an?

You May Also Like

6 comments

  1. Aktual nih, BUMN tengah menyingsingkan lengan baju - ayo warga masyarakat kita dukung niat baik pemerintah ini ... Terima kasih Ciwidey telah menjadi sasaran prioritas yang patut dibantu :)

    ReplyDelete
  2. Kereeenn... Koq saya tertarik berlayar tancap ya? Pengen nostalgila..hihi

    ReplyDelete
  3. Wah, layar tancep jadi inget jaman duluuuu....Serruuu se desa berbondong2 ke lapangan buat nonton layar tancep...

    ReplyDelete
  4. Wah seru yah acara 17 agustus'a
    benar" meriah

    ReplyDelete
  5. Acaranya keren ya. Ada muatan lokalnya juga

    ReplyDelete