Menikmati Campfire Mocha di Caribou Coffee PVJ Bandung

by - Tuesday, April 12, 2016


Hai, apakah teman-temin pada doyan kopi? Beberapa waktu lalu saya menghadiri acara pembukaan cabang Caribou Coffee di mall PVJ Bandung, bukan hanya berkesempatan untuk mencoba suguhan kopi mereka, saya dan teman-teman media lain juga diberi sedikit tips dan trik dalam menikmati citarasa kopi yang sesungguhnya.

Penasaran?

Acara pembukaan bersama rekan media berlangsung sejak pagi pukul 10.00 WIB, saya sempat bingung dimana letak gerai Caribou ini (bukan apa-apa, tapi berada di PVJ itu selalu membuat saya hilang fokus), walaupun sudah diinfokan bahwa Caribou terletak di dekat outlet HnM, mata saya jelalatan ke outlet yang lain, hahaha!

Kedai Caribou Coffee ini tidak terlalu besar sampai-sampai kami dari rekan media saat itu harus berdesak-desakkan duduknya demi mendapatkan posisi yang pas untuk mengambil gambar. Namun jangan salah, suasananya enak banget, serasa di ruang tamu rumah sendiri, hehehe.

Desain interiornya didominasi warna coklat, perabot kayu dan dinding bata. Selanjutnya kami mulai mendengar beberapa kalimat sambutan dan penjelasan mengenai asal usul Caribou Coffee ini dari Mr Mehdi Z.Zaidi, Chief Operating Officer Mahadya Group selaku pengelola franchise Caribou Coffee.


 ki-ka: Senior Manager International Franchise Operation Caribou Coffee, Jen Esnough, Chief Operating Officer Mahadya group pengelola Caribou Coffee, Mehdi Z Zaidi dan Barista Caribou Coffee Vanda P Lestari.
Caribou Coffee Bandung merupakan cabang kedua setelah gerai pertama di Senopati Jakarta (yang juga cabang pertama di kawasan Asia Tenggara). Kedai kopi yang berasal dari Minneapolis, Minnesota ini berdiri sejak 1992. 

Saya sempat terkesima dengan sejarah nama Caribou itu sendiri yang merupakan hewan semacam rusa di daerah pegunungan Alaska. Penemu Caribou ini begitu terkesan dengan pemandangan yang mereka jumpai ketika mencapai puncak Alaska diiringi langkah kaki hewan Caribou, menginspirasi mereka bahwa untuk mencapai sebuah kesuksesan dibutuhkan sebuah kerja keras!

Ini dia si Caribou!


Dengan menggunakan biji kopi Arabika terbaik yang khusus diambil dari petani dan penyedia bersertifikat 100% Rainforest Alliance Certified, Caribou Coffee ikut menunjukkan kepedulian mereka terhadap alam.

Selanjutnya kamipun mulai mencicipi beberapa menu pilihan di Caribou Coffee.


Yang jelas, kalau minum kopi harus santai; diendus-endus dulu aromanya, lalu perlahan-lahan diseruput.. Srruppp, mulai rasakan tingkat keasamannya, lalu kepahitannya (pekat, sedang, ringan?), bagaimana nikmatnya ketika dicampurkan dengan susu (skim milk, half and half, atau whole milk?)?

Hm, ternyata ngopi itu memang asyiknya kalau lagi tidak diburu-buru waktu. Saya sendiri biasanya minum kopi karena butuh begadang, jadi bukan karena lagi nyantai! 

That's why you need to come to Caribou coffee.

Yang menarik di sini adalah adanya slow bar dimana kita bisa melihat bagaimana kopi kita diracik hingga benar-benar jadi (sayang, saat itu saya belum sempat ke sana). Well, beberapa signature coffee-nya yang bisa kita pesan; 
  • caramel high rise (freshly steamed milk with espresso and caramel topped with whipped cream and caramel sauce)
  • mint condition mocha (real chocolate-dark, milk or white melted into steamed milk and combined with rich espresso and mint flavor. Topped with whipped cream and Andes)
  • turtle mocha (real chocolate-dark, milk or white-melted into steamed milk and combined with rich espresso and caramel. Topped with whipped cream, caramel sauce Snickers)
  • berry white mocha (real chocolate-dark, millk or white-melted into steamed milk and combined with rich espresso and raspberry flavor. Topped with whipped cream and chocolate chips.)
  • campfire mocha (real chocolate-dark, milk or white melted into steamed milk and combined with rich espresso and toasted marshmallow flavor. Topped with whipped cream, mini marshmallows and chocolate chips.)
Yap, favorit saya adalah yang terakhir, campfire mocha, dengan marshmallow bakar, konon minuman ini di negara asalnya sangat populer dan mampu membawa pemiliknya bernostalgia ke masa kecilnya.

Dengan harga mulai dari 48k untuk ukuran small, 53k ukuran medium, dan 60k untuk ukuran large.






Dan makanannya? Banyak! Mulai dari cake, roti, begel, croissant, disertai cream sauce yang beragam. Saya suka dengan begelnya terutama kalau dicocol dengan cream cheese. Semuanya dengan harga yang cukup terjangkau.




Dengan tagline Life is Short, Stay awake for it. Caribou coffee mempunyai konsep "Jangan buang-buang waktu," karena memang setiap momen dan setiap detik itu berharga, live your life to the fullest!


See you on my next post!


You May Also Like

11 comments

  1. Ya ampuun mba enak banget tuh, di jawa timur ada ga yaa.. :)

    ReplyDelete
  2. Ahh bikin ngiler. Iyaa kopi emang enaknya diseruput kala santai, sambil dinikmati bener-bener. Jadi pingin nyobain, tempting sepertinya. :D

    ReplyDelete
  3. ya ampun Noniq ga ngajak-ngajak ih XD padahal aku pecinta kopi sejati ahahahaa, weekend ke situ ah, lokasinya deket mana ya Non? aku ga hafal soalnya :)


    The Journey

    ReplyDelete
  4. ya ampun Noniq ga ngajak-ngajak ih XD padahal aku pecinta kopi sejati ahahahaa, weekend ke situ ah, lokasinya deket mana ya Non? aku ga hafal soalnya :)


    The Journey

    ReplyDelete
  5. Ngileer liat penampakan kue-kuenya. Sayang lambung saya gak bersahabat dengan kopi, jadi kalo ke sana mendingan icip-icip makanannya aja ah.. :)

    ReplyDelete
  6. pasti enak tuh nongkrong disana, rotinya banyak juga

    ReplyDelete
  7. Aku pingin nyobain yg Turtle, sedeep kalik, ya. :D

    Interiornya bikin adem. . .

    ReplyDelete
  8. wah mantep mbak, ngopi sambil makan roti.. jadi pengen nyobain nih, kapan2 ke bndung lagi buat nyobain kopi2 dsna, pas dengan cuaca yg dingin.. cocok sekali... keren mbak...

    ReplyDelete
  9. huaaah apaan ituuuu,, bikin kabita wae da ih -_-

    ReplyDelete
  10. Penasaran sayang di Bandung :D naksir sama croissantnya kelihatannya enak banget dan harganya tidak terlalu mahal

    ReplyDelete
  11. wah kalau sudah berhubungan dengan makanan jadinya lapar deh, apalagi penyajiannya bikin air liur menetes.

    ReplyDelete