REVIEW SH-RD PROTEIN CREAM

by - Friday, October 15, 2021


Hai teman-temin, dalam rangka beradaptasi dengan pola hidup new normal, banyak rutinitas yang belakangan terpaksa saya pangkas (sambil menunggu suasana kondusif dan juga berusaha mengganti gaya hidup yang suka keluyuran, hahaha), salah satunya adalah saya belum pergi ke salon lagi. Lalu bagaimana untuk urusan potong rambut? Ya, panggil jasa potong rambutnya ke rumah, hehe. Sebatas itu saja, sedangkan untuk perawatan rambut lainnya, sebisa mungkin saya lakukan sendiri dan alokasi budget nyalonnya saya gunakan untuk membeli produk-produk perawatan rambut yang memang digunakan di salon.

Beberapa di antaranya adalah produk serum rambut yang akan saya review di tulisan kali ini. Yes, SHRD Protein Cream ini memang lagi hits banget, banyak reviewnya seliweran di linimasa sosial media yang bikin saya gatel pengen nyobain. Apalagi klaim-nya yang menyatakan bahwa produk ini cocok untuk kondisi rambut kering, rusak, dan rontok (tipikal saya banget!).

SHRD ini singkatan dari Shaan Honq (nama perusahaan pembuatnya yang berasal dari Taiwan) dan Rosemary and D-Panthenol - yang merupakan dua bahan utama yang menjadi unggulan krim rambut ini. Kalau dari informasi kemasannya, sepertinya produk ini seringkali digunakan oleh salon-salon profesional.

Nah, tulisan review kali ini merupakan hasil penggunaan saya secara rutin (dengan 3 hari sekali seusai keramas - sesekali saat rambut kering ketika mau bepergian) selama dua minggu ya.

BENTUK KEMASAN



Kemasan SHRD Protein Cream ini berupa jar berwarna hijau jade yang hadir dibungkus kotak karton berwarna silver metalik, nah saya paling suka kemasan seperti ini biar gampang ngambil krimnya dibanding dengan kemasan yang berbentuk pump-up bottle. Jadi bisa tau gitu kalo bener-bener abis (anaknya ogah rugi banget).

Protein cream ini hadir dengan 3 varian isi; 10 ml, 50 ml, dan 80 ml. Saya sendiri memilih isi bersih 50 ml ketika membeli, dengan pemakaian 2-3 hari sekali, krim ini bisa digunakan sekitar 1-1,5 bulan ya untuk rambut sedang kayak saya (sepundak lebih dan rada tebal),

Pada kotak kemasan SHRD Protein Cream ini mengandung banyak informasi mulai dari; komposisi, masa berlaku, nama perusahaan produksi hingga distributor, cara pemakaian, cara penyimpanan dan kode terdaftar BPOM (jadi tidak perlu khawatir mengenai keamanan produk ini ya). Produk SHRD ini didistribusikan di Indonesia melalui PT Yosephin Global Indonesia yang berlokasi di Tangerang.

KOMPOSISI

Bahan utama dari SHRD Protein Cream ini adalah Rosemary, Sunflower Seed Oil, Silk Amino Acid, Panthenol/Pro Vitamin B5. Dimana kombinasi formula bahan-bahan ini memampukan untuk menghaluskan dan menyegel kutikula agar tidak mudah bercabang, menjaga rambut tetap terhidrasi dan menguatkan rambut. Juga sebagai Heat Protector, yaitu melindungi rambut dari sinar UV dan peralatan rambut penghasil panas (catok, hair-dryer), kerusakan akibat dari klorin dari aktivitas berenang, serta yang paling penting adalah membuat rambut halus lembut dan berkilau.

Kandungan lengkapnya:

Aqua, Cetyl Alcohol, Stearyl Alcohol, Dimethicone, Polysorbate-20, Cetrimonium Chloride, Glyceryl Stearate SE, Propylene Glycol, Helianthus Annuus Seed Oil, Silk Amino Acids, Rosmarinus Officinalis( Rosemary) Extract, Panthenol, Mica/Titanium Dioxide, Phenoxyethanol, Methylparaben, Ethylparaben, Propylparaben, Fragrance.

TEKSTUR



Tekstur krim ini kalau di kulit berasa lembut dan ringan, licin tapi ngga terlalu mudah diserap kulit, untuk saya pribadi, ngga ada efek lengket-lengket yang bikin ngga nyaman. Walau begitu setelah menggunakan krim ini pada rambut ya baiknya tetap cuci tangan, ya. Warnanya putih agak transparan dan berbau (aromanya berasa produk-produk salon gitu, sih).

CARA PAKAI


Jadi si SHRD Protein Cream ini bisa digunakan baik saat rambut basah (setengah basah, tepatnya) dan saat rambut kering. Intinya bisa digunakan kapan saja, dimana saja, asyik-kan? Jadi, harusnya ngga perlu takut rambut kusut, kapan aja bisa langsung pakai krim ini.


PENGGUNAAN PADA RAMBUT SETENGAH BASAH:

  1. Seusai keramas, rambut dikeringkan dulu dengan handuk
  2. Ambil Protein Cream seujung ruas jari, lalu gosok pada telapak tangan, dan aplikasikan merata pada batang rambut saja dengan menyisir dengan jari-jari tangan, (hindari menggosok-gosok rambut)
  3. Selanjutnya rambut bisa dikeringkan menyeluruh dengan hair-dryer

PENGGUNAAN PADA RAMBUT KERING:
  1. Ambil Protein Cream seujung ruas jari (jangan terlalu banyak)
  2. Gosok pada telapak tangan
  3. Aplikasikan pada batang rambut saja dengan menyisir dengan jari-jari tangan
Cukup mudahkan?

HASILNYA


Nah, berikut adalah hasil penggunaan saya ketika rambut saya kering, kusut, lagi susah diatur tapi pengennya penampilan tetap on-point, hahaha.

Nah, ini kondisi rambut saya dalam keadaan kering dan ngembang banget, rada kusut.

Lalu saya mengaplikasikan krim SHRD Protein Cream hanya pada batang rambut saja, dengan cara krim dioleskan pada telapak tangan dan mulai menyisir rambut dengan jari-jari.


Seperti gambar di atas, duh itu inner rambut keliatan sudah mulai panjang ya, saatnya potong rambut lagi nih, hahaha… Karena saya lagi suka gaya undercut sih, lumayan adem jadinya kepala.

Nah, hasilnya


Karena rambut saya memang rada bergelombang, ya kalo ga dicatok, ya ga akan lurus. Tapi quick result-nya adalah, rambut jadi lebih lembut, saat disisir juga ngga kusut, lebih nurut, dan untuk quick wet-look, ini tuh dapet banget stylenya di saya! Suka banget pokoknya.

Jadi memang si SHRD Protein Cream ini memang berfungsi sebagai leave-in treatment, alias ngga perlu dibilas lagi. Setelah menggunakan krim ini, rambut kita malah akan lebih aman kalau mau lanjut menggunakan hairstyler seperti hair-dryer, straightening iron alias catokan.

Dan terbukti kalau di saya, krim ini selain cocok untuk kondisi rambut rusak akibat bleaching, cocok banget untuk rambut kering, kusut serta ngembang seperti saya. Buat teman-temin yang rambutnya normal alias ngga ada masalah, bisa juga menggunakan krim ini untuk prevention - jadi perawatan agar rambut tidak rusak.

Untuk teman-temin yang tertarik untuk mencoba produk ini bisa langsung cek di websitenya:

Website | Instagram | Shopee

Untuk yang ukuran yang saya miliki ini harganya sekitar Rp 260ribu-an, teman-temin bisa langsung cek untuk harga pastinya ya. Untuk masa berlakunya, produk krim ini bisa bertahan 5 tahun sejak masa produksi.

Selain Protein Cream, SHRD juga menyediakan produk perawatan rambut lainnya seperti; shampoo dengan kandungan kolagen dan kondisioner keratin, kalau teman-temin cek di toko online-nya ada berbagai tawaran bonus free-gift yang cukup bikin ngiler lho.

Kalau sudah begini rasanya saya sih betah-betah aja melakukan perawatan rambut di rumah, walau lebih ngoyo yang penting produknya ngga beda sama yang digunakan dengan salon-salon terkemuka, hehe.

Bagaimana dengan perawatan rambut teman-temin sendiri selama ini? Apakah sudah mulai rutin nyalon lagi atau sudah nyaman di rumah aja?

See you di postingan selanjutnya, ya!



You May Also Like

2 comments

  1. ini akan buat rambut yg gampang lepek jd makin lepek gak ya.. soalnya aku pake conditioner aja kurg suka .. tp rambut kering bangettt

    ReplyDelete